Meski sejenak bertemu, aku bahagia
bisa kembali melihatmu
Di batas-batas kerinduan dan kehampaan tak terasa air mata menetes di pipiku
Di batas-batas kerinduan dan kehampaan tak terasa air mata menetes di pipiku
Membasuh semua kerinduanku
Hingga hilang sirna beban dijiwaku
Hati yang mati suri, tiba-tiba
terjaga
Berkata bahwa sesungguhnya rasa
masih ada
Baru kumengerti bahwa rasa tak pernah pergi
Baru kumengerti bahwa rasa tak pernah pergi
Hingga aku betul-betul mengerti
Sekeras apapun kumencoba,
Selemah apapun daya tuk
mengingatnya
Hati memiliki pilihan yang tak bisa diatur oleh akal
Hati memiliki pilihan yang tak bisa diatur oleh akal
Yang membuat semaki bimbang
Kukira
aku sudah berhenti berharap
Kukira aku tak punya lagi hasrat untuk bertemu
Kukira aku takkan lagi melihatmu seindah seperti dulu
Kukira aku tak punya lagi hasrat untuk bertemu
Kukira aku takkan lagi melihatmu seindah seperti dulu
Hingga kemarin aku tahu bahwa segalanya tak ada yang berubah
Hanya setumpuk perkiraanku saja yang salah
Yang
membuat hatiku jadi gelisah
Tanpa
sebab yang tak terarah